You are here: Halaman Utama Instalasi Radiologi Radiodiagnostik

Radiodiagnostik

1. Radiografi dan Fluoroscopy

Dengan system Computerized Radiography (CR), yang memungkinkan citra diolah secara digital. Alat ini digunakan untuk :

Pemeriksaan foto/roentgen polos, untuk pemeriksaan :

Thorax, tulang, dan abdomen

Pemeriksaan roentgen dengan zat kontras :

a. Saluran pencernaan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi : OMD, Follow through, Colon in loop

b. Saluran kencing, pemeriksaan yang dilakukan meliputi : BNO-IVP, Cystografi, Ureterografi, APG, RPG

Pembuluh darah, pemeriksaan yang dilakukan meliputi : Arteriografi femoralis, dll.

2. Panoramic


Pemeriksaan panoramic dapat memperlihatkan semua gigi, tulang rahang dan sendi TMJ pasien dalam satu citra.

3. Mammography


Mammografi adalah pemeriksaan secara radiologis terhadap payudara dengan menggunakan sinar -X, dengan tehnik soft tissue untuk mendiagnosa kelainan kelainan pada kelenjar payudara. Tujuannya adalah untuk mengetahui ada tidaknya proses keganasan di payudara atau menemukan ada tidaknya penyakit payudara selain keganasan.

4. Hellical CT Scan 128 slices


CT ( Computerized Tomography ) Scan dengan multi detector yang berputar (tomography) mampu menampakkan potongan organ yang diperiksa dengan detail dan jelas, sampai setipis 1 (satu) mm dan dapat dilakukan rekonstruksi secara koronal, sagital, serta 3 Dimensi sehingga tubuh yang diperiksa dapat dilihat dari berbagai posisi. CT Scan 128 ini memerlukan waktu pemeriksaan yang sangat singkat sehingga dapat memeriksa jantung dengan baik, serta menampilkannya dalam bentuk 3 Dimensi. Beberapa bagian tubuh yang dapat diperiksa dengan baik antara lain :

Kepala

Abdomen

Thorax

Vertebra / tulang belakang

Pembuluh darahCT BMD (Bone Mineral Densitometry)

5. MRI 1,5 Tesla (Magnetic Resonance Imaging)


MRI adalah alat canggih yang memanfaatkan medan magnet kuat (1,5 Tesla) untuk menghasilkan gambaran tubuh pasien dalam beberapa irisan atau potongan, axial (melintang), sagital (memotong kanan kiri), coronal (memotong depan belakang). MRI tidak menggunakan sinar-x sehingga aman dari radiasi. Beberapa pemeriksaan MRI yang dapat dilakukan antara lain:

- MRI Kepala / MR Angiography untuk melihat kelainan otak maupun pembuluh darah otak

- MRI Tulang Belakang untuk melihat kelainan di sumsum tulang belakang, misalnya: HNP (saraf terjepit), tumor/penyebarannya.

- MRI sendi bahu, untuk melihat adanya kelainan tulang tendon pada sendi bahu

- MRI Lutut, untuk melihat adanya kelainan pada persendian lutut.

- MRI Pelvis, untuk melihat kelainan pada rongga pelvis/perut bagian bawah.

- MRI Abdomen Atas, untuk melihat kelainan pada hati, empedu, pancreas dan ginjal.

6. USG (Ultra Sonografi)

Alat ini menggunakan gelombang ultrasound untuk memeriksa bagian tubuh pasien, atau keadaan bayi dalam kandungan ibu. Kemampuan USG 4D adalah sebagai berikut :

- USG 2D untuk small part, Abdomen, Thyroid, Mammae, dll.

- USG 4D untuk kehamilan dan memeriksa tumor

- USG Doppler pembuluh darah

- USG Trans vaginal

7. C-Arm

Alat ini digunakan di ruang operasi untuk membantu tindakan reposisi fraktur atau tindakan bedah lain.

kembali ke atas

Copyright © Ken-Saras 2017

Design by TEAM RS Ken Saras.